Rabu, 24 November 2010

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab aslinya terdiri dari dua kata yaitu tanggung dan jawab. Menurut kamus basar bahasa Indonesia, tanggung berarti dipastikan atau dijamin. Sedangkan jawab menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti sahut atau balas. Jadi tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.
Tanggung jawab umumnya diartikan juga sebagai keharusan untuk “menaggung“ dan “menjawab”. Dalam pengertian lain tanggung jawab berarti suatu keharusan untuk menanggung akibat yang ditimbulkan untuk menghasilkan perilaku seseorang dalam rangka menjawab suatu pertanyaan.
Rasa tanggung jawab baik diajarkan pada manusia sejak dini agar dapat menimbulkan sifat ketaatan. Namun, bisa juga timbul suatu pengaruh yang tidak kita inginkan bagi pembentukan watak anak, karena pada dasarnya rasa tanggung jawab bukanlah hal yang dapat diletakkan pada seseorang dari luar. Rasa tanggung jawab tumbuh dari dalam mendapatkan pengarahan dan pemupukan dari system nilai yang kita dapati dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Rasa tanggung jawab yang tidak bertumpuk pada nilai-nilai positif dapat berubah menjadi sesuatuyang menyimpang.
Ada cara untuk mendidik anak sejak dini agar ia menjadi individu yang bertanggung jawab pada diri sendiri dan lingkungannya ( orang lain ), yaitu :
1. Memberi teladan yang baik
Setiap anak akan selalu mencontoh perilaku yang ada disekitarnya terutama perilaku orang tua. Maka, orang tua harus mencontohkan perilaku yang baik yang menjadi teladan anaknya.
2. Tetap dalam pendirian yang teguh dalam prinsip
Dalam hal melakukan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh anak, orang tua harus memperhatikannya apakah si anak mengerjakannya dengan segenap hati dan tekun atau tidak. Setiap orang tua harus bisa memberikan suatu perhatian pada kegiatan yang tengah dilakukan oleh anak.
3. Jangan terlalu banyak menuntut
Orang tua seharusnya tidak perlu terlalu banyak menuntut dari anak dengan sewenang-wenang member tanggung jawab yang tidak sesuai dengan kemampuannya namun, berikanlah tanggung jawab itu tahap demi tahap agar si anak dapat menyanggupi dan menyenangi pekerjaan itu.
Banyak orang mengelak tanggung jawab karena memang lebih mudah menggeser tanggung jawab daripada berdiri dengan berani. Dan orang sangat senang melempar tanggung jawabnya ke pundak orang lain. Dan dalam masa sekarang, orang lebih banyak melepas tanggung jawab karena didukung oleh lingkungan dekatnya seperti korupsi dan manipulasi. Sebagian besar orang-orang disekitarnya mendukung karena mereka semua juga merasakan hasil-hasil dari korupsi.

1 komentar: